Selamat Datang di Situs Resmi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Semoga Situs Ini Benar-benar Menjadi Media Informasi Yang Up to Date Selamat & Sukses Kepada Program Studi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Atas Diraihnya Akreditasi Dengan Predikat Unggul Selamat dan Sukses Kepada Dr. Muhamad Fauzi, M.Ag. Sebagai Dekan FITK Periode 2024-2028

KAJIAN RAMADHAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA


Kategori: Berita Kampus

HUMAS-FITK—Palembang. Pada hari Kamis, 12 Maret 2026, telah diselenggarakan kegiatan Kajian Ramadhan yang merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Matematika UIN Raden Fatah Palembang dan Forum Mahasiswa Pendidikan Matematika (FORMADIKA) UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan ini berlangsung di Kampus B Jakabaring, tepatnya di Ruang B307 dan B308 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Acara ini diadakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai makna dan manfaat puasa, khususnya dari sisi kesehatan tubuh.

Kajian Ramadhan tersebut menghadirkan Umi Hilda Noviyatri, S.Pd sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, beliau membahas tema Keajaiban Bulan Puasa bagi Kesehatan Tubuh.” Pada kesempatan tersebut, Umi Hilda menjelaskan bahwa perintah berpuasa telah disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, yang menegaskan kewajiban umat Islam untuk berpuasa agar menjadi pribadi yang bertakwa. Selain itu, beliau juga menyampaikan hadist tentang keutamaan bulan Ramadhan yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, di antaranya bahwa Allah mewajibkan umat Islam berpuasa pada bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, setan-setan dibelenggu, serta terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Dalam kajian tersebut juga dijelaskan mengenai Miracle of Niat, yaitu keajaiban niat dalam menjalankan ibadah puasa. Menurut penjelasan pemateri, niat berpuasa tidak hanya menjadi syarat ibadah secara spiritual, tetapi juga memiliki pengaruh terhadap kesiapan tubuh secara biologis. Ketika niat dilafalkan, sinyal akan dikirimkan ke pusat saraf di otak, khususnya pada bagian hipotalamus, yang berperan dalam mengatur rasa lapar, haus, dan syahwat. Dari pusat saraf tersebut, sinyal kemudian disalurkan ke seluruh tubuh sehingga tubuh siap menjalankan proses puasa.

Selain itu, dari sisi kesehatan dijelaskan bahwa selama berpuasa tubuh mengalami proses metabolisme yang teratur. Makanan yang dikonsumsi akan dicerna sekitar 8 jam, yaitu sekitar 4 jam di lambung dan 4 jam di usus. Setelah itu makanan akan diolah menjadi sari-sari makanan di usus kecil, kemudian diserap oleh pembuluh darah dan didistribusikan ke seluruh tubuh. Proses ini menunjukkan bahwa puasa memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengatur kembali sistem metabolisme sehingga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

Kegiatan kajian Ramadhan ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh mahasiswa dengan antusias. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat dan cinderamata kepada Umi Hilda Noviyatri, S.Pd sebagai bentuk apresiasi atas ilmu dan motivasi yang telah beliau sampaikan kepada para peserta. Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat semakin memahami keutamaan bulan Ramadhan serta manfaat puasa tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga bagi kesehatan tubuh.